iklan footer 999x70
Iklan Header 600x80px

NEWS UPDATE

Harga Minyak Bangkit dari Level Terendah 7 Tahun

Harga Minyak Bangkit dari Level Terendah 7 Tahun
Ilustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak dunia naik pada Selasa (15/12/2015) waktu setempat (Rabu pagi WIB), memperpanjang rebound (kenaikan kembali) dari posisi terendah tujuh tahun.

Para investor berhati-hati menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve yang diperkirakan akan naik untuk pertama kalinya sejak 2006.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik untuk hari kedua, bertambah 1,04 dollar AS atau 2,9 persen, menjadi37,35 dollar AS per barrel di New York Mercantile Exchange.

Di perdagangan London, minyak mentah Brent untuk penyerahan Januari, ditutup naik 53 sen (1,4 persen) pada 38,45 dollar AS per barrel.

Harga-harga mulai berbalik naik di New York pada Senin, setelah WTI sempat jatuh di bawah 35 dollar AS untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan pada Februari 2009.

Harga minyak telah jatuh selama enam sesi berturut-turut karena pasar menghadapi kelebihan pasokan global yang telah berlangsung lama dan tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan hingga tahun depan.

Harga telah jatuh lebih dari 60 persen sejak Juni tahun lalu, karena mengendurnya permintaan global dan pelambatan di pasar utama termasuk Tiongkok.

Mike Dragosits dari TD Securities mengatakan investor akan terfokus pada bagaimana The Fed menjelaskan kenaikan suku bunganya yang secara luas diantisipasi.

"Apakah mereka akan menaikkan suku bunga, mungkin bukan isu yang tepat sekarang ... Itu lebih dalam komunikasi, apakah mereka akan mengindikasikan sedikit lebih positif tentang ekonomi AS," kata dia.

Hal tersebut, menurut dia, bisa meyakinkan investor tentang permintaan di konsumen minyak mentah terbesar di dunia itu.

Editor : Erlangga Djumena
Sumber : AFP/ANTARA

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px
Komentar Via Facebook